BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Setiap kegiatan perlu diatur agar kegiatan berjalan tertib, lancar, efektif dan efisien. Kegiatan di sekolah yang sangat kompleks membutuhkan pengaturan yang baik. Keuangan di sekolah merupakan bagian yang amat penting karena setiap kegiatan memerlukan biaya. Keuangan juga perlu diatur sebaik-baiknya. Untuk itu perlu manajemen keuangan yang baik. Sebagaimana yang terjadi di substansi manajemen pendidikan pada umumnya, kegiatan manajemen keuangan dilakukan melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, pengawasan atau pengendalian. Beberapa kegiatan manajemen keuangan yaitu memperoleh dan menetapkan sumber-sumber pendanaan, pemanfaatan dana (Lipham, 1985; Keith, 1991); pelaporan, pemeriksaan dan pertanggungjawaban.
Perencanaan dalam manajemen keuangan menekankan analisis program kegiatan sesuai visi, misi, tujuan sekolah, menentukan sumber dan jumlah anggaran, serta menentukan jumlah anggaran tiap kegiatan yang dilakukan dalam satu tahun. Pembukuan dilakukan oleh bendaharawan secara cermat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pembelanjaan dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, termasuk pungutan pajak yang harus dikeluarkan. Dalam hal ini bendaharawan hendaknya paham tentang tata cara belanja sehingga tidak menyimpang dari peraturan perundangan yang berlaku.
1.2 IDENTIFIKASI MASALAH
– Apa saja sumber-sumber keuangan di sekolah?
– Apa saja pos-pos pengeluaran keuangan sekolah?
– Bagaimana prosedur dan proses dalam perencanaan keuangan sekolah?
– Komponen apa saja yang ada dalam keuangan sekolah?
– Siapa saja yang bertanggung jawab dalam keuangan sekolah?
1.3 PERUMUSAN MASALAH
Pengelolaan keuangan sekolah harus terbuka sehingga dapat mengurangi potensi penyelewengan kebijakan serta praktik-praktik korupsi yang kerap menghantui sektor pendidikan. Keterbukaan terutama berkaitan dengan dana yang dipungut dari masyarakat, khususnya dari orangtua murid. Oleh karena itu pemerintah harus menciptakan iklim keterbukaan informasi dalam pengelolaan pendidikan, khususnya keuangan sekolah. Dan dengan adanya keterbukaan informasi itu dalam pengelolaan sekolah, baik yang menyangkut urusan administratif maupun finansial, maka semua pihak dapat mengontrol program serta kebijakan yang dibuat oleh pihak sekolah, sehingga kecenderungan untuk melakukan penyelewengan kebijakan termasuk juga korupsi dapat diminimalkan.
1.4 BATASAN MASALAH
Setiap sekolah wajib menyusun RAPBS sebagaimana diamanatkan di dalam pasal 53 Peraturan Pemerintah No 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, yaitu Rencana Kerja Tahunan hendaknya memuat rencana anggaran pendapatan dan belanja satuan pendidikan untuk masa kerja satu tahun.
1.5 MANFAAT dan TUJUAN
Melalui kegiatan manajemen keuangan maka kebutuhan pendanaan kegiatan sekolah dapat direncanakan, diupayakan pengadaannya, dibukukan secara transparan, dan digunakan untuk membiayai pelaksanaan program sekolah secara efektif dan efisien.
Untuk itu tujuan manajemen keuangan di sekolah adalah:
1.Meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan keuangan sekolah
2.Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan sekolah
3.Meminimalkan penyalahgunaan anggaran sekolah dasar.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Teori Tentang Keuangan
A. Pengertian Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan dapat diartikan sebagai tindakan pengurusan/ketatausahaan keuangan yang meliputi pencatatan, perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban dan pelaporan (Depdiknas Ditjen Dikdasmen, 2000).
B. Perencanaan Anggaran Sekolah
Perencanaan merupakan langkah awal dalam proses manajemen keuangan. Perencanaan adalah suatu proses yang rasional dan sistematis dalam menetapkan langkah-langkah kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pengertian tersebut mengandung unsur-unsur bahwa di dalam perencanaan ada proses, ada kegiatan yang rasional dan sistematis serta adanya tujuan yang akan dicapai.
C. Pelaksanaan Pembelanjaan Keuangan Sekolah
Pelaksanaan kegiatan pembelanjaan keuangan mengacu kepada perencanaan yang telah ditetapkan. Mekanisme yang ditempuh di dalam pelaksanaan kegiatan harus benar, efektif dan efisien. Pembukuan uang yang masuk dan keluar dilakukan secara cermat dan transparan. Untuk itu tenaga yang melakukan pembukuan dipersyaratkan menguasai teknis pembukuan yang benar sehingga hasilnya bisa tepat dan akurat.
D. Pengawasan Keuangan Sekolah
Pengawasan keuangan di sekolah dilakukan oleh kepala sekolah dan instansi vertikal di atasnya, serta aparat pemeriksa keuangan pemerintah. Terkait dengan pengawasan dari luar sekolah, kepala sekolah bertugas menggerakkan semua unsur yang terkait dengan materi pengawasan agar menyediakan data yang dibutuhkan oleh pengawas. Dalam hal ini kepala sekolah mengkoordinasikan semua kegiatan pengawasan sehingga kegiatan pengawasan berjalan lancar.Kegiatan pengawasan pelaksanaan anggaran dilakukan dengan maksud untuk mengetahui: (a) kesesuaian pelaksanaan anggaran dengan ketentuan yang telah ditetapkan dan dengan prosedur yang berlaku, (b) kesesuaian hasil yang dicapai baik di bidang teknis administratif maupun teknis operasional dengan peraturan yang ditetapkan, (c) kemanfaatan sarana yang ada (manusia, biaya, perlengkapan dan organisasi) secara efesien dan efektif, dan (d) sistem yang lain atau perubahan sistem guna mencapai hasil yang lebih sempurna.
E. Pelaporan dan Pertanggungjawaban Keuangan Sekolah
Penerimaan dan pengeluaran keuangan sekolah harus dilaporkan dan dipertanggungjawabkan secara rutin sesuai peraturan yang berlaku. Pelaporan dan pertanggungjawaban anggaran yang berasal dari orang tua siswa dan masyarakat dilakukan secara rinci dan transparan sesuai dengan sumber dananya. Pelaporan dan pertanggungjawaban anggaran yang berasal dari usaha mandiri sekolah dilakukan secara rinci dan transparan kepada dewan guru dan staf sekolah.
2.2 Hasil Observasi
HASIL WAWANCARA
1. Menyebutkan sumber-sumber keuangan sekolah?
- APBN (Bantuan Operasional Sekolah (BOS))
- APBD (Bantuan Operasional Sekolah (BOS Daerah))
- APBD II KOTA BEKASI (Sekolah Bebas Biaya)
2. Menyebutkan pos-pos pengeluaran sekolah?
- Pengeluaran BOS APBN dan APBD
– Penerimaan siswa baru
– Pembelian buku refrensi perpustakaan
– Penerimaan buku teks pelajaran
– Pembiayaan remedial, pengayaan, olahraga, kesenian, karya ilmiah remaja, pramuka PMR
– Pembiayaan ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah dan laporan hasil belajar
– Pembelian langganan daya dan jasa
– Pembiayaan perawatan sekolah
– Pembayaran honorarium bulanan
– Pengembangan profesi guru
– Pemberian biaya transportasi siswa miskin
– Pembiayaan pengelolaan BOS
– Pembelian personal komputer
– Pembelian alat-alat peraga.
- Pengeluaran Sekolah Bebas Biaya (SBB)
– Kegiatan Intrakurikuler
– Kegiatan Ekstrakulikuler
– Kegiatan Pembelajaran habis pakai
– Penunjang sarana sekolah
– Pengembangan profesi guru dan aktivitas siswa
3. Menjelaskan proses pengelolaan keuangan sekolah?
- Setelah dana cair dari bank langsung digunakan untuk kegiatan sekolah dan dibelanjakan sesuai dengan rencana anggaran dengan mengutamakan skala prioritas.
4. Menguraikan proses perencanaan keuangan sekolah?
- Proses perencanaan keuangan sekolah dituangkan dalam sebuah RKAS (Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah) yang disusun oleh kepala sekolah, bendahara BOS, komite sekolah dengan menggunakan acuan yang telah ditetapkan atau dengan semestinya.
5. Menyebutkan komponen anggaran BOS?
- pembiayaan seluruh kegiatan dalam rangka penerimaaan siswa baru, yaitu biaya pendaftaran, penggandaan formulir, administrasi pendaftraan, dan pendaftran ulang serta kegiatan lain yang berkaitan langsung dengan kegiatan tersebut(misalnya untuk fotocopy, konsumsi panitia, dan uang lembur dalam rangka penerimaan siswa baru, dan lain sebagainya yang relevan).
- pembelian buku referensi untuk dikoleksi di perpustakaan.
- pembelian buku teks pelajaran untuk dikoleksi diperpustakaan.
- pembiayaan kegiatan pembelajaran remedial, pembelajaran pengayaan, olahraga, kesenian, karya ilmiah remaja, pramuka, palang merah remaja dan sejenisnya (missalnya untuk honor jam mengajar tambahan diluar jam pelajaran, biaya transportasi dan akomodasi siswa/guru dalam rangka mengikuti lomba).
- pembiayaan ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah dan laporan hasil belajar siswa (misalnya untuk fotocopy, honor koreksi, ujian dan honor guru dalam rangka penyususnan rapor siswa)
- pembelian bahan-bahan habis pakai seperti buku tulis, kapur tulis, pensil, spidol, kertas, bahan praktikum, buku induk siswa, buku inventaris, langganan Koran/majalah pendidikan, minuman dan makanan ringan untuk kebutuhan sehari-hari disekolah.
- pembiayaan langganan daya dan jasa, yaitu listrik, air, telepon, termasuk untuk pemasangan baru jika sudah ada jaringan disekitar sekolah. Khusus disekolah yang tidak ada jaringan listrik, dan jika sekolah tersebut memerlukan listrik untuk proses belajar mengajar disekolah, maka diperkenankan untuk membeli genset.
- pembiayaan perawatan sekolah, yaitu pengecatan, perbaikan atap bocor, perbaikan pintu dan jendela, perbaikan mebeler, perbaikan sanitasi sekolah dan perawatan fasilitas sekolah lainnya.
- pembayaran honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer, untuk sekolah SD diperbolehkan untuk membyar honor tenaga honorer yang membantu administrasi BOS.
- pengembangan profesi guru seperti pelatihan, KKG/MGMP dan KKKS/MKKS.
- pemberian bantuan biaya transportasi bagi siswa miskin yang menghadapi masalah biaya transport dari dan kesekolah. Jika dinilai lebih ekonomis, dapat juga untuk membeli alat transportasi sederhana yang akan menjadi barang inventaris sekolah (misalnya sepeda, perahu penyebrangan, dll).
- pembiayaan pengelolaan BOS seperti alat tulis kantor (ATK), penggandaan, surat menyurat, insentif bagi bendahara dalam rangka penyusunan laporan BOS dan biaya transportasi dalam rangka mengambil dana BOS di Bank/PT Pos.
- pembelian komputer desktop untuk kegiatan belajar siswa, maksimum 1 set untuk SD dan 2 set untuk SMP.
- bila seluruh komponen 1 s/d 13 diatas telah terpenuhi pendanaannya dari BOS dan bila masih terdapat sisa dana, maka sisa dana BOS tersebut dapat digunakan untuk membeli alat peraga, media pembelajaran, mesin ketik dan mebeler sekolah.
6. Menjelaskan prosedur penyusunan anggaran BOS?
- Membuat RKAS (Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah) dan Penyusunan, Pembuatan dan Pelaporan SPJ
7. Menyusun anggaran BOS?
- Buku harian BOS dan Pembelanjaan dengan disertai tanda bukti yang akurat dan benar dalam penggunaan dana terebut, berupa : faktur, kwitansi dll.
8. Menjelaskan pengertian RAPBS?
- Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Sekolah
9. Menyebutkan komponen RAPBS?
- Perincian BOS dan SBB, seperti dibawah ini :
-
- Pengeluaran BOS APBN dan APBD
– Penerimaan siswa baru
– Pembelian buku refrensi perpustakaan
– Penerimaan buku teks pelajaran
– Pembiayaan remedial, pengayaan, olahraga, kesenian, karya ilmiah remaja, pramuka PMR
– Pembiayaan ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah dan laporan hasil belajar
– Pembelian langganan daya dan jasa
– Pembiayaan perawatan sekolah
– Pembayaran honorarium bulanan
– Pengembangan profesi guru
– Pemberian biaya transportasi siswa miskin
– Pembiayaan pengelolaan BOS
– Pembelian personal komputer
– Pembelian alat-alat peraga.
- Pengeluaran Sekolah Bebas Biaya (SBB)
– Kegiatan Intrakurikuler
– Kegiatan Ekstrakulikuler
– Kegiatan Pembelajaran habis pakai
– Penunjang sarana sekolah
– Pengembangan profesi guru dan aktivitas siswa
10. Menguraikan prosedur penyusunan RAPBS?
- Sudah ditetapkan dari pusat ditambah hasil RAKER (Rapat Kerja) serta rapat dengan bendahara BOS dengan melibatkan komite sekolah.
11. Menjelaskan prosedur tanggung jawaban keuangan sekolah?
- Pengelolaan, penggunaan dana BOS beserta dana-dana yang lain merupakan tanggung jawab kepala sekolah beserta bendahara BOS selaku pemangku sekaligus pelaku kebijakan sekolah.
DOKUMENTASI OBSERVASI
2.3 Temuan Observasi
(terlampir)
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
perencanaan keuangan memerlukan kajian secara cermat tentang evaluasi diri lembaga pendidikan yang bersangkutan, visi, misi, tujuan jangka panjang dan tujuan jangka pendek lembaga pendidikan. Kemudian ditetapkan program kegiatan dan berbagai layanan yang dilaksanakan lembaga pendidikan yang sesuai dengan tujuan jangka panjang dan pendek serta target yang akan dicapai baik output maupun outcomes-nya, dan disusunlah anggaran sehingga jadilah perencanaan keuangan yang sesuai dengan kondisi sekolah. Disamping memperhatikan program pengembangan sekolah, perencanaan keuangan sekolah juga mengacu pada penyelenggaraan pendidikan di sekolah secara keseluruhan. Kepmendiknas Nomor 056/U/2001 menyebutkan penyelenggaraan pendidikan di sekolah meliputi (1) pelayanan yang bersifat teknis edukatif untuk proses belajar mengajar baik teori maupun praktek untuk seluruh mata pelajaran dan penilaian hasil belajar; (2) pelayanan yang bersifat penunjang untuk operasionalisasi ruang belajar dan kegiatan ekstra kurikuler; (3) pengadaan dan perawatan buku pelajaran, peralatan pendidikan, alat pelajaran, peralatan laboratorium, perpustakaan dan peralatan praktik keterampilan serta bahan praktik laboratorium dan keterampilan; (4) pengadaan dan perawatan sarana kegiatan penunjang seperti sarana administrasi, gedung sekolah, ruang kelas, fasilitas sekolah dan lingkungan; (5) penyediaan daya dan jasa seperti listrik, telepon, gas dan air; (6) perjalanan dinas kepala sekolah dan guru; (7) pelayanan kemasyarakatan,
pemberdayaan Komite Sekolah, kegiatan sosial; (8) penyelenggaraan lomba yang diikuti siswa dan atau guru; (9) pelayanan habis pakai untuk keperluan sekolah seperti surat kabar; (10) penyediaan gaji guru dan non-guru, tunjangan, honorarium, lembur, transportasi, insentif dan lainnya yang menunjang pendidikan. Berdasarkan komponen penyelenggaraan pendidikan tersebut, tiap kepala sekolah menentukan program prioritas yang perlu dilaksanakan dalam satu tahun anggaran, kemudian dijadikan program kegiatan yang perlu mendapatkan dana.DAFTAR PUSTAKA
http://elpramwidya.wordpress.com/2009/06/11/manajemen-keuangan-sekolah/
http://sawissazu.net/index.php?option=com_content&view=category&layout=blog&id=41&Itemid=60
http://tikkysuwantikno.wordpress.com/2008/01/31/pengelolaan-keuangan-sekolah-harus-terbuka/
RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS) SEKOLAH DASAR NEGERI MEDAN SATRIA VIII KECAMATAN MEDAN SATRIA KOTA BEKASI TAHUN ANGGARAN 2009 NO KEGIATAN URAIAN KEGIATAN VOLUME HARGA JUMLAH BIAYA SUMBER BIAYA DALAM RUPIAH SATUAN Kbthn Satuan Qtt Satuan Per Th Satuan dalam Rp dalam Rp APBN/BOS APBD I/BOS APBD II/SBB 1 PENERIMAAN 1.1 Pembelian Map SISWA BARU 1.2 Penggandaan Formulir 1.3 Administrasi Pendaftaran 1.4 Pendaftaran Ulang 1.5 Pelaporan/ Foto Kopy dan Transport 1.6 Konsumsi Panitia 1.7 Uang Lembur Jumlah 2 PEMBELIAN BUKU 2.1 Buku Fiksi UNTUK REFERENSI 2.2 Buku Non Fiksi PERPUSTAKAAN 2.3 Buku Peraturan Kependidikan Jumlah 3 PEMBELIAN BUKU TEKS 3.1 Pendidikan Agama PELAJARAN 3.2 PKn 3.3 Bahasa Indonesia 3.4 Matematika 3.5 Ilmu Pengetahuan Alam 3.6 Ilmu Pengetahuan Sosial 3.7 Seni Budaya dan Keterampilan 3.8 Pendidikan Jasmani dan Orkes 3.9 Mulok Jumlah NO KEGIATAN URAIAN KEGIATAN VOLUME HARGA JUMLAH BIAYA SUMBER BIAYA DALAM RUPIAH SATUAN Kbthn Satuan Qtt Satuan Per Th Satuan dalam Rp dalam Rp APBN/BOS APBD I/BOS APBD II/SBB 4 PEMBAYARAN 4.1 Remedial REMEDIAL, PENGAYAAN 4.2 Pengayaan OLAH RAGA, KESENIAN, 4.3 Olah Raga KARYA ILMIAH REMAJA, 4.4 Kesenian PRAMUKA, PMR. 4.5 Karya Ilmiah Remaja 4.6 Pramuka 4.7 PMR 4.8 Honor Jam Mengajar Tambahan 4.9 Biaya Transportasi 4.10 Akomodasi Siswa dan Guru Jumlah 5 PEMBAYARAN 5.1 Kegiatan Ulangan Harian ULANGAN HARIAN, 5.2 Kegiatan Ulangan Umum ULANGAN UMUM, UJIAN 5.3 Kegiatan Ujian Sekolah SEKOLAH, DAN 5.4 Kegaiatan Kenaikan Kelas LAPORAN HASIL 5.5 Laporan Hasil Belajar BELAJAR Jumlah 6 PEMBELIAN BAHAN – 6.1 Buku Tulis BAHAN HABIS PAKAI 6.2 Kapur Tulis 6.3 Pensil 6.4 Spidol 6.5 Kertas 6.6 Bahan Praktikum 6.7 Buku Induk Siswa 6.8 Buku Inventaris 6.9 Langganan Koran/Majalah 6.10 Makanan dan Minuman Ringan Jumlah NO KEGIATAN URAIAN KEGIATAN VOLUME HARGA JUMLAH BIAYA SUMBER BIAYA DALAM RUPIAH SATUAN Kbthn Satuan Qtt Satuan Per Th Satuan dalam Rp dalam Rp APBN/BOS APBD I/BOS APBD II/SBB 7 PEMBELIAN 7.1 Menbayar Langganan listrik LANGGANAN DAYA DAN 7.2 Langganan Air/PAM JASA 7.3 Membayar Langganan Telepon 7.4 Membayar Langganan Internet 7.5 Pemasangan Telepon Baru 7.6 Pemasangan Jenset Jumlah 8 PEMBIAYAAN 8.1 Pengecatan PERAWATAN SEKOLAH 8.2 Perbaikan Atap 8.3 Perbaikan Pintu 8.4 Perbaikan Jendela 8.5 Perbaikan Meubelar 8.6 Perbaikan Sanitasi 8.7 Perawatan Pagar Halaman 8.8 Perawatan Kamar Mandi/WC 8.9 Perawatan Barang-barang Elektronik 8.10 Perawatan Komputer 8.11 Perawatan AC 8.12 Perawatan Instalasi Listrik Jumlah 9 PEMBAYARAN 9.1 Pembayaran guru Honorer HONORARIUM 9.2 Guru Kelas BULANAN 9.3 Guru Bahasa Inggris 9.4 Guru Bahasa Sunda NO KEGIATAN URAIAN KEGIATAN VOLUME HARGA JUMLAH BIAYA SUMBER BIAYA DALAM RUPIAH SATUAN Kbthn Satuan Qtt Satuan Per Th Satuan dalam Rp dalam Rp APBN/BOS APBD I/BOS APBD II/SBB 9.5 Guru Agama 9.6 Guru Olah Raga 9.7 Pembina Pramuka 9.8 Pembina Dokter Kecil/UKS 9.10 Pembayaran Tenaga Kependidikan 9.11 Tata Usaha 9.12 Penjaga 9.13 Pembayaran Pembantu Pengelola BOS Jumlah 10 PENGEMBANGAN 10.1 Pelatihan Guru PROFESI GURU 10.2 Kegiatan KKG 10.3 Kegiatan KKKs Jumlah 11 PEMBERIAN BIAYA 11.1 Raport Kelas I TRANSPORTASI 11.2 Foto Kelas I 11.3 Foto Kelas VI Jumlah 12 PEMBIAYAAN 12.1 Alat Tulis Kantor PENGELOLAAN BOS 12.2 Penggandaan 12.3 Surat Menyurat 12.4 Insentif Bendahara BOS 12.5 Biaya Transpotasi Jumlah NO KEGIATAN URAIAN KEGIATAN VOLUME HARGA JUMLAH BIAYA SUMBER BIAYA DALAM RUPIAH SATUAN Kbthn Satuan Qtt Satuan Per Th Satuan dalam Rp dalam Rp APBN/BOS APBD I/BOS APBD II/SBB 13 PEMBELIAN PERSONAL 13.1 Pembelian 1 (satu) unit komputer – – – KOMPUTER 13.2 Pembelian 1 (satu) Infocus Jumlah – – – 14 PEMBELIAN ALAT 14.1 Alat Peraga – – – PERAGA 14.2 Media Pembelajaran – – – 14.3 Mesin Tik 14.4 Meubeler – – – Jumlah 15 KEGIATAN 15.1 Pembiayaan Kegiatan Pengenbangan Kurikulum – – – INTRAKURIKULER a. Nara Sumber – – – b. Penggandaan Materi – – – c. Penyusunan Pengetikan Silabus – – – 15.2 Kegiatan Pembuatan LKS 3 MP x 120 siswa (kls 4-6) – – – 15.3 Biaya Kegiatan Ulangan Harian a. Penggandaan/Foto kopy Soal – – – b. Biaya koreksian – – – c. Honorarium Pengawas 15.4 Kegiatan Tengah Semester a. Penggandaan/Foto kopy Soal – – – b. Biaya koreksian – – – c. Honorarium Pengawas – – – NO KEGIATAN URAIAN KEGIATAN VOLUME HARGA JUMLAH BIAYA SUMBER BIAYA DALAM RUPIAH SATUAN Kbthn Satuan Qtt Satuan Per Th Satuan dalam Rp dalam Rp APBN/BOS APBD I/BOS APBD II/SBB 15.5 Kegiatan Ulangan semester a. Pengandaan Foto kopy soal b. Biaya koreksian c. Honorarium Pengawas 15.6 Kegiatan Try Out kelas VI 15.7 Kegiatan Remedial (3MPx(30%x15siswa) 15.8 Kegiatan Ujian Akhir Sekolah a. Persiapan ruangan & Penomoran b. Biaya Pengantaran Soal ke UPTD c. Honorarium Pengawas 15.9 Penulisan Hasil Evaluasi Belajar a. Pembelian Pena Tulis b. Honorarium Pengawas Jumlah 16 KEGIATAN 16.1 Kegiatan Pendalaman Materi Diluar KBM EKSTRAKURIKULER a. Simulasi dan Studytour b. Pengayaan Mata pelajaran c. Pendalaman Materi UASBN/US 16.2 Ekskul Olah Raga Seni dan Budaya a. Renang 50%x315 b. Pramuka 30%x315 c. Keterampilan d. Komputer 50%x710 e. Sendratari f. teater/Drama g. Marawis NO KEGIATAN URAIAN KEGIATAN VOLUME HARGA JUMLAH BIAYA SUMBER BIAYA DALAM RUPIAH SATUAN Kbthn Satuan Qtt Satuan Per Th Satuan dalam Rp dalam Rp APBN/BOS APBD I/BOS APBD II/SBB 16.3 Kegiatan Keagamaan & hari besar Nasional a. Pesantren Kilat – – – b. Murotal Al Qur’an c. Kegiatan HUT RI – – – d. Peringatan hari Kartini – – – Jumlah 17 KEGIATAN 17.1 Rumah Tangga Sekolah PEMBELANJAAN HABIS a. Bayar listrik PAKAI b. Bayar telepon c. Beli Gas d. Aqua galon – – – e. Jamuan Tamu – – – f. Pemeliharaan Alat elektronik – – – g. Bayar koran/Suara daerah – – – h. Foto kopy/Penjilidan – – – i. Bayar PAM j. Keperluan rapat-rapat sekolah – – – k. Pembuatan laporan pertanggungjawaban – – – l. Monitoring/ Supervisi – – – 17.2 Buku Penunjang a. Buku Pegangan guru b. Buku Refrensi / Perpustakaan (lamp.II) 17.3 Kebutuhan Insidental a. Pembelian Hadiah / Piala – – – b. Kegiatan Lomba sekolah/ Kecamatan – – – Jumlah – – – NO KEGIATAN URAIAN KEGIATAN VOLUME HARGA JUMLAH BIAYA SUMBER BIAYA DALAM RUPIAH SATUAN Kbthn Satuan Qtt Satuan Per Th Satuan dalam Rp dalam Rp APBN/BOS APBD I/BOS APBD II/SBB 18 PENUNJANG SARANA 18.1 Bangunan gedung/Infrastruktur SEKOLAH a. Ruang Kelas b. Lapangan Upacara dan Olah raga c. Ruang Kepala Sekolah dan Guru d. Kamar Kecil/WC siswa e. Tempat Ibadah/ Masjid f. Taman Sekolah dan Tempat Parkir g. Saluran air/Drainase 18.2 Meubeler/perabot a. Kursi Siswa b. Meja Siswa c. Kursi guru d. Meja Guru e. Kursi Tamu Jumlah 19 PENGEMBANGAN 19.1 Pengembangan frofesi guru PROFESI GURU DAN a. Pelatihan KKG AKTIVITAS SISWA b. Diklat Profesi guru 19.2 Kegiatan Kesiswaan / kiri utusan a. Lombba Mata Pelajaran b. Lomba Calistung c. Lomba olahraga d. Lomba Kesenian e. Lomba Keterampilan f. Olimpiade Matematika / IPA NO KEGIATAN URAIAN KEGIATAN VOLUME HARGA JUMLAH BIAYA SUMBER BIAYA DALAM RUPIAH SATUAN Kbthn Satuan Qtt Satuan Per Th Satuan dalam Rp dalam Rp APBN/BOS APBD I/BOS APBD II/SBB 19.3 Kegiatan KKKs dan Kesejahteraan a. Tambahan Penghasilan Pendidik dan Tenaga – – – Kependidikan b. Biaya Monitoring dan Pelaporan – – – Jumlah Jumlah 1 sampai 14 Jumlah 15 sampai 19 Jumlah 1 sampai 19 Kepala UPTD Pemb SD Kec. Medan Satria Komite Kepala Sekolah Bendahara Hj.NYI RODEMAH, S.Pd H. A DUMIATI H SUNARJA NATAATMADJA Hj N NURMANIH NIP. 196009051984122003 NIP. 195010221974021001 NIP. 196208021984122006